Postingan

Pujian, Kalimat Pembangkit Semangat

Bagaimana perasaan jika mendapat pujian dari seseorang? Orang normal pasti akan merasa bahagia. Bagi pelajar, mendapat pujian dari guru, teman, terlebih dari orangtua adalah kata-kata penyemangat di kala semangat belajar mulai mengendur. Bak pelipur lara di saat putus asa menyergap karena banyaknya tugas dan ulangan menanti. Seperti yang kita ketahui, hampir semua sekolah di Jakarta (khususnya) berlomba-lomba untuk mengumpulkan nilai. Tak peduli materi yang diajarkan sudah terserap dengan baik atau tidak, ulangan terus-menerus dijadwalkan tanpa henti. Kalau istilah dalam agenda perhotelan namanya full-booking. Belum lagi bervariasi tugas yang diberikan dengan dalih untuk mengembangkan kreativitas murid-murid. Tetapi pernahkah anda merasa bahwa apa yang telah anda lakukan telah semaksimal mungkin tapi bukan pujian yang diterima melainkan omelan? Orangtua (khususnya) seakan tak pernah puas dengan nilai anak. Istilahnya, dapat nilai 100 adalah kewajiban. Perasaan kesal terlebih lagi ...

8 Jam Sehari, Sudah Cukupkah?

Bagi pelajar, belajar memang sebuah kewajiban. Kalau dihitung-hitung, sekitar 1/3 hari dihabiskan untuk menuntut ilmu di sekolah. Sementara 1/3 bagian dari hari yang lain digunakan untuk tidur malam yang sudah tidak bisa ditawar lagi. Dan sisa waktu yang ada itu lah yang dapat dimanfaatkan untuk bersosialisasi dengan dunia di luar sekolah. Namun waktu yang sudah sempit itu pun harus dikurangi lagi karena pelajar harus mengerjakan tugas dan PR yang biasanya pasti selalu ada setiap harinya. Belum lagi jika pelajar mengikuti kursus ini dan itu. Adakah waktu tersisa untuk bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar rumah? Masih tersisakah waktu untuk mendapatkan hiburan seperti menonton televisi? Atau sempatkah para pelajar menyisihkan waktu untuk berdoa dan merefleksikan semua kejadian yang berlangsung hari itu? Jujur saja, saya sebagai seorang pelajar merasa 8 jam yang tersisa itu kebanyakan digunakan untuk mengerjakan tugas, PR, dan belajar untuk ulangan maupun belajar untuk mengulan...

Reviews Harry Potter and Deathly Hallows part 1

Sama seperti film-film HP sebelumnya, warner bross selalu bisa membuat saya terpukau. Untuk anda yang belum nonton, saran saya adalah segera tonton. Karena film ini benar-benar seru, mulai dari adegan romantis, menegangkan, sampai lucu ada disini. Berikut adalah reviews film ini dalam versi saya: Awalnya diceritakan bahwa penguasa kegelapan dan antek2nya mulai bangkit kembali dengan munculnya tanda kegelapan dimana-mana. Semua penyihir ketakutan, tak terkecuali Dudley dan keluarganya yang pindah dari rumahnya. Dan Harry pun sendirian di rumahnya. Lalu datanglah mad-eye dan kawan2nya. Mad-eye ternyata punya rencana brillian yaitu dengan membuat "harry" menjadi banyak sehingga tatkala mereka diserang, para pelahap maut akan kebingungan mana harry yang asli. Setelah meminum ramuan polyjuice, mereka pergi. Harry yang asli pergi bersama hagrid dengan motor terbang. Namun ditengah perjalanan mereka diserang oleh para pelahap maut. Hedwig, burung harry terkena serangan dan menig...