Pujian, Kalimat Pembangkit Semangat
Bagaimana perasaan jika mendapat pujian dari seseorang? Orang normal pasti akan merasa bahagia. Bagi pelajar, mendapat pujian dari guru, teman, terlebih dari orangtua adalah kata-kata penyemangat di kala semangat belajar mulai mengendur. Bak pelipur lara di saat putus asa menyergap karena banyaknya tugas dan ulangan menanti. Seperti yang kita ketahui, hampir semua sekolah di Jakarta (khususnya) berlomba-lomba untuk mengumpulkan nilai. Tak peduli materi yang diajarkan sudah terserap dengan baik atau tidak, ulangan terus-menerus dijadwalkan tanpa henti. Kalau istilah dalam agenda perhotelan namanya full-booking. Belum lagi bervariasi tugas yang diberikan dengan dalih untuk mengembangkan kreativitas murid-murid. Tetapi pernahkah anda merasa bahwa apa yang telah anda lakukan telah semaksimal mungkin tapi bukan pujian yang diterima melainkan omelan? Orangtua (khususnya) seakan tak pernah puas dengan nilai anak. Istilahnya, dapat nilai 100 adalah kewajiban. Perasaan kesal terlebih lagi ...